Kalau Jalan Jalan Ke Gunung, Akar Rumput Aroma Terapi

“Nih cobain !, akarnya baunya enakloh kayak balsem”


     Jadi kemarin waktu temendekat di ke Bukit Mahawu ( Minahasa, dari Bukit Mahawu ), kebetulan bapak-bapak sekelompok saya adalah orang asli Minahasa manggil saya, “eh mas, sini. Nih cobain akarnya baunya enaklok kayak balsem”, “ah enggak pak, masak sih ( soalnya perasaan saya ini mau bercanda nipu saya )”, “eh beneran mas, coba aja cabut sendiri”, “iya saya coba deh”. dan ternyata beneran loh, baunya kayak balsem, katanya orang sini nyebutnya Rumput Rheumason mungkin karena memang baunya kayak balsem, katanya juga ini adalah bahan dari balsem diatas.

Polygala Paniculata

Nih akar rumput balsem, tanpa di patahin sudah berbau terapi

     Iseng-iseng cari digoogle ternyata, namanya Polygala Paniculata dia adalah tanaman obat-obatan yang memang berbau seperti balsem, dan pada ada yang berkeyakinan kalau tanaman ini dapat meningkatkan stamina. Ternyata juga ada yang menjual tanaman ini, padahal tanaman ini notabene merupakan tanaman rumput-rumputan yang siklus hidupnya 4-5 bulan hidup dan kemudian mati. Tanaman ini juga banyak dijumpai secara liar di Bukit Mahawu ini. Coba aja cari di toko online juga masih ada yang jualan kok. Tapi seandainya ga mau beli, coba aja jalan jalan kedataran tinggi, atau naik gunung mungkin bisa nemuin tanaman ini hehe.

Jadi kalau misalnya Kalau Jalan Jalan Ke Gunung, Akar Rumput Aroma Terapi jangan lupa sambil tanaman ini mungkin bisa untuk doping ketika mendaki, hehe

 


Shoot with Google Pixel (2016)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.