Migrasi ke Galaxy S10/e atau Iphone XS/R Family, Haduh ?

Migrasi ke Galaxy S10/e atau Iphone XS/R Family, Haduh ?

“PERKEMBANGAN SMARTPHONE SEDANG STAGNAN, IYA GA SIH ?”

Seperti yang kita tahu sekitar sebulan lalu, Samsung me-launching flagship terbarunya. Samsung Galaxy S10 family, ada 3 varian Samsung Galaxy S10, Galaxy S10+, dan Galaxy S10e. Kalau dicermati sebenarnya Samsung ingin bersaing dengan Apple dalam hal flagship coba kita lihat satu persatu, S10 vs Apple XS, S10+ vs Apple XS Max, dan S10e vs XR ? iya kan ?. Ukurannya dari normal, besar, dan harga ekonomis, dan pertanyaannya masih butuhkan kita untuk upgrade ke flagship terbaru ini ? Jawabannya tentu tergantung masing masing diri, tapi untuk temendekat saya lebih menyarankan GAK PERLU. Mau tau alasannya ?




1. AS ALWAYS “DUIT” dan RELASI “DUIT”

ya mungkin bagi sebagian orang yang punya banyak duit, 10-15jt untuk sebuah batangan smartphone mungkin ga kerasa, tapi bagi sebagian orang “untuk apa ? kita masih banyak kebutuhan”. dan kalau kita perhatikan sebenarnya yang mempunyai uang untuk membelinya adalah orang-orang yang sudah mapan, dan mungkin anak konglomerat. Dan coba diperhatikan deh orang yang mampu untuk membeli flagship ini adalah orang orang yang berumur sekitar 30-40 tahunan, yang sudah punya pekerjaan dengan gaji yang menentu dan punya kelebihan untuk buang uang. Diumur segitu dia lebih baik menyempatkan waktunya untuk perkerjaannya dan keluarganya, dan ga sempat untuk sekedar menghabiskan waktu dengan smartphone, lagian pada umur-umur segitu mata, jari-jari, pikiran kita sudah kurang responsif untuk menikmati smartphone. they have more “precious” thing than their “smartphone”

2. FITUR “KURANG BERGUNA”

smartphone mahal terkadang karena dia punya fitur yang banyak, dan lebih mudah untuk mengoperasikannya, tetapi kalau kita cermati justru karena banyaknya fitur ini terkadang kita hanya menggunakan sebagian saja, yakan ? coba deh kamu pikirin, apakah semua fitur itu kamu gunakan setiap waktu ? 2/3 kamera dalam satu smartphone paling yang dipakai hanya satu saja, kualitas suara yang “boom”, dan “jernih” paling dipakai disaat tertentu saja, fingerprint atau eye scanner paling yang dipakai hanya satu saja untuk login, sering menulis dengan pena untuk di smartphone? paling juga kalau ingat, dan masih buanyak lagi, Google Voice, Google Assistant, Bixby. Paling-paling yang berpengaruh hanya baterai tahan lama, prosessor cepat, ram tinggi, kapasitas penyimpanan lega.

3. PERKEMBANGAN TEKNOLOGI “ITU-ITU” SAJA

coba deh dipikir, layar smartphone semakin lama pasti semakin besar dan hampir menutupi semua bagian depan, dan sekarang sudah banyak yang hampir menutupinya. Baterai paling lama ya masih sehari dua hari. Kamera paling juga itu-itu saja, wide, tele, normal dan yang dipakai juga hanya satu foto. Prosessor cepat, kita butuh secepat apa ? saya rasa smartphone 3/4 tahun lalu juga sudah cepat, ram besar untuk apa ? buka banyak aplikasi ? paling yang dipakai aplikasinya hanya 1/2 . Kualitas audio yang jernih, sejernih apa ? dan sesering apa kita pakai untuk dengerin musik ?

4. SMARTPHONE LAMA MASIH “WORTH”

Ini adalah faktor mendasarnya, “barang yang terbaik adalah barang yang kamu miliki, dan kamu mampu menguasainya“. Misalnya nih saya punya Google Pixel , ramnya ga begitu besar, kamera joss, prosessor masih mampulah untuk kerja, baterai cukuplah untuk seharian, gaming ? saya masih punya banyak kegiatan lain ( belajar, bekerja, dan kumpul keluarga dan teman teman ) dari pada hanya membuang waktu dengan gaming.




HudanAchmad

Jagalah semangatmu agar tetap ada, bersungguh-sungguh, jangan mudah menyerah, bergunalah bagi orang lain. tech addict, family addict, suka memotivasi diri sendiri dengan bicara sendiri, on progress "mempelajari setiap langkah kehidupan"

Post Comment