Perjalanan Kedua, Direksi Pamapersada #5

Perjalanan Kedua, Direksi Pamapersada #5

Tulisan ini adalah lanjutan dari Perjalanan di PT. Pamapersada Nusantara #1 ,

      Sebenernya saya ga begitu berharap untuk dipanggil lagi, alasannya yang pertama kalau jadi kerja disana itu harus jauh dari keluarga dari temen dan harus menghadapi lingkungan baru yang pasti banyak tekanan dan setelah berfikir tentang kata-kata dari temendekat kakak saya Surabaya – Jakarta, Pamapersada #4 ternyata ada benarnya juga, yang kedua saya juga belum ada uang untuk perjalanan karena uang yang sebelumnya saya berangkat belum di reimburse. Jadi ya kalau enggak di panggil lagi gapapa, kalau di seandainya dipanggil malah jadi binggung.

      Hari itu Kamis tanggal 4 Januari ( sekitar 2 mingguan setelah saya interview user ), sekitar jam 11 an ada telepon dari nomer Jakarta. Saya langsung tau kalau itu adalah nomer dari Pamapersada, saya langsung menjauh dari suara berisik, karena waktu itu saya sedang motong pipa. “dengan mas hudan ?”, “iya, ada apa ya?”, “mas bisa nda untuk interview direksi tanggal 15 Januari jam 08.00 di HO Pama Pulo Gadung ?”, “iya mbak bisa, nanti menemui siapa ya mbak ?”,” iya nanti masnya menemui pak x (saya lupa soalnya), jangan lupa bawa persyaratan untuk reimburse ya mas”, “iya, mbak”…. . Setelah telpon ditutup rasanya ya seneng ya binggung juga, ternyata lolos juga, padahal kemaren jawabnya pas interview user ga begitu bisa, binggungnya lagi takutnya uang yang kemarin belum direimburse ga balik (meskipun pama itu perusahaan besar, tapi ya takut sih hehe).

      Sehari, dua hari, seminggu, lewat tiap malem mikir berangkat ga ya, kalau berangkat ndang beli tiket mumpung ada tiket bisnis yang murah masih ada 50 kursian. Setiap kerja browsing tentang apa saja materi yang akan ditanyakan ketika interview direksi, dari hasil browsing ternyata interview direksi juga cerita-cerita juga tapi mungkin dengan sedikit penekanan. Ngecek online tiket kereta wajib, dan mikir berangkat apa ga ya, banyak pertimbangan tentang itu. Pas seminggu setelah telepon, ada  telepon lagi dari Pamapersada, “ini mas hudan?”,”iya mbak”,”maaf ya mas jadwalnya diganti hari rabu tanggal 17 Januari jam 13.00, gimana mas bisa ?”, “iya mbak bisa, kira kira interviewnya berapa lama ya mbak, soalnya saya harus nyesuaiin tiket pulang juga ?”,”biasanya sih sekitar 2 jam-an mas”. Setelah ditutup, saya jadi malah binggung soalnya jadwalnya ganti jam 13.00 , interview sampai jam 15.00 , perjalanan dari HO ke Pasarsenen kalau ga macet 30 menit, kereta Gumarang berangkat jam 15.45 , Mepet banget waktunya. Kalau seandainya jadi berangkat, harus bener-bener cepet keluar dari Pama, daripada saya harus cari tiket pulang lagi. Berangkat, enggak, berangkat, enggak, dan akhirnya saya memutuskan untuk berangkat, karena ibu saya mendukung untuk berangkat saja,  supaya kamu pernah ngerasain interview disana dan seandainya diterima alhamdullilah kalau ga juga alhamdulillah “. Apapun keadaannya saya harus bersyukur, “ Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14]: 7)

http://www.capangker.com/2015/02/antara-stasiun-jatinegara-dan-stasiun-manggarai.html

       Langsung deh H-2 sebelum keberangkatan saya beli tiket, tiketnya masih sama seperti yang pernah saya beli sebelumnya di Perubahan Jadwal, Pamapersada #3 , dan semoga interview bisa selesai tepat waktu. Untuk interview direksi yang harus kita persiapkan adalah CV, Ijasah, Transkrip, dan beberapa dokumen yang akan mendukungmu ketika kalian akan menunjukkan siapa dirimu plus dokumen yang kamu gunakan untuk reimburse tiket. Berangkat ke Jakarta lagi untuk Interview Direksi, Pamapersada.

HudanAchmad

Jagalah semangatmu agar tetap ada, bersungguh-sungguh, jangan mudah menyerah, bergunalah bagi orang lain. tech addict, family addict, suka memotivasi diri sendiri dengan bicara sendiri, on progress "mempelajari setiap langkah kehidupan"

Post Comment