Perubahan Jadwal, Pamapersada #3

       Rasanya kaget campur seneng campur binggung. Saya lanjutkan telponnya untuk dihubungkan dengan operator, dari operator saya meminta untuk dilanjutkan ke bagian HRD Rekrutmen. Setelah dihubungkan saya bertanya “ada apa pak menghubungi saya?” , dan staff HRD bertanya kepada saya, tentang nama, dan nomer telpon, dan HRD bilang “nanti akan dihubungi lagi mas”. Dari sini saya sudah sedikit pesimis, karena menurut saya calon karyawan yang tidak menjawab pada telpon pertama berarti dia sudah tidak berharap untuk bekerja dengan perusahaannya, dan saya sedikit menyesal kenapa tadi tidak saya bawa saja hpnya, jadi saya bisa mengangkat telponnya. Tapi sudah terlanjur, dan yang bisa dilakukan berharap supaya ditelpon kembali. Sambil menunggu saya coba chat di grup Se-Angkatan, tanya ada yang dihubungi PAMA ?, berharap ada temendekat biar ada yang bisa diajak ngomong waktu mau interview. Ternyata yang dihubungi cuma saya,  dan banyak yang menyesalkan, knapa tadi telfonnya tidak saya angkat, “eman” rasanya.

           Sekitar jam 2, saya sendiri diruangan kebetulan sedang buka laptop, ada telpon, dan ternyata dari PAMA, “dengan Hudan ?”, “ya mbak, benar ?”, “mas, bisa ga interview user untuk PAMA di gedung PENS, Surabaya hari Selasa tanggal 19 ?”,”ya bisa, jam berapa, diruangan apa ?”,”baik mas, bertemu dengan bapak …… ” dan bla..bla..bla . Banyak yang diomongin, saya tanya detail banget, biar nanti disana ga tanya tanya lagi, dan jangan dilupa dicatet. Kebetulan karena saya waktu itu sedikit panik, jadi saya ketik di notepad langsung. Setelah telpon rasanya seneng dan binggung, binggung karena hari dan jam itu saya sedang jam kerja. Pikir saya yasudahlah liat nanti saja bagaimana enaknya, sambil browsing bagaimana interview user dengan PAMA itu. Malamnya setelah saya telpon rasanya ya seneng banget, bakalan kerja di perusahaan tambang, hehe.

https://www.ipu.co.id/e_pama02.html

         Sehari lewat, seminggu lewat, sambil berfikir kira-kira nanti apa yang akan ditanyakan, tentang skripsi atau project. Seminggu sebelum tanggal interview sekitar jam 11.00 ada telpon masuk, nomernya juga sama dari Jakarta, kali ini hp selalu saya bawa. “mas, mohon maaf untuk jadwal interviewnya berubah, karena usernya ada meeting di Jakarta hari itu, kalau misalnya jadwalnya di ganti hari Rabu tanggal 20 bisa ? di Head Office Pulo Gadung PAMA ?, nanti untuk uang transportnya bisa masnya reimburse dengan nyerahin tiket Pulang-Pergi”. “ya mbak bisa” . Seperti biasa saya tanya detail banget, sampai akhirnya telpon ditutup, dan saya tambah binggung, karena saya harus ke Jakarta.

        Kalau kamu ketik di Google , reimburse artinya mengganti rugi/membayar kembali. Jadi nanti uang transportnya akan di kembalikan dengan ketentuan dan prosedur tertentu, nanti saya akan buat artikel tertentu gimana prosedur PAMA akan mengembalikan uangmu.

http://klaimku.com/klaim-asuransi-cashless-vs-reimburse/

          Waduh ke Jakarta, “berangkat ga ya ?”, “ya kalau keterima?, kalau ga ?”, “nanti disana tinggal dimana, kan ga ada saudara”, banyaklah pikiran waktu itu. Ada beberapa motivasi yang membuat saya harus berangkat. Jadi waktu itu saya ketahuan staff kantor kalau saya akan ada interview pas jam kerja, dan kebetulan beliaunya pernah bekerja diluar Jawa. “kamu masih muda, gapapa keluar jawa, merantau, berangkat aja, sekalian banyakin pengalaman, disana pasti kamu belajar hal baru, seandainya kamu ga diterima paling tidak kamu sudah merasakan gimana interview di perusahaan tambang itu, dulu prinsip saya seperti itu, selain itu kan kamu transport nya juga gratis“. Saking ragunya untuk berangkat atau tidak, H-2 saya baru beli tiket kereta eksekutif Argo Bromo Anggrek, dan H-1 saya baru beli tiket pulang kereta bisnis Gumarang. Tapi ingat tiket yang akan di reimburse adalah tiket seharga bisnis, meskipun kamu beli tiket eksekutif. Pertimbangan saya ambil yang eksekutif karena pemberangkatan jam 20.00 dan sampai Jakarta jam 05.00, jadi saya pulang kerja masih bisa siap-siap dan setelah sampai Jakarta bisa langsung ke HO tanpa harus menunggu dan pulang dengan bisnis jam 16.00 dan sampai Surabaya jam 03.00 , jadi saya bisa langsung kerja. Hari untuk pergi terjauh dari rumah dengan sendiri dari Surabaya – Jakarta, Pamapersada tiba.

Leave a Reply

Your email address will not be published.